MICRO BANKING, SOLUSI BAGI PEREKONOMIAN BANGSA

Banyak bank kini ramai-ramai menggarap bisnis di sektor Micro Banking.Hal ini dikarenakan bisnis ini sangat menggiurkan. Skha Consulting memprediksi hingga tahun 2010 bisnis di sektor ini akan mencapai Rp 136 triliun dengan pertumbuhan 20 % per tahun, sebuah angka yang fantastis. Tapi sayang baru 15 % saja yang tergarap. Bisnis ini pun tak goyah oleh krisis ekonomi tahun 1997.

BRI masih menjadi raja di sektor ini, di susul dengan DSP dari Bank Danamon dan Sejumlah BPR bahkan kini Bank BTPN dan Bank Mega Syariah pun terjun ke sektor ini.Dengan bunga yang relatif kecil serta adanya layanan antar-jemput bagi nasabah yang ingin menabung atau membayar cicilan kredit membuat pengusaha kecil dan menengah yang terbantu dengan adanya kredit untuk usaha kecil dan menengah ini. Pengusaha kecil dan menengah semakin dimanjakan dengan proses kredit yang hanya 1-2 hari kerja serta adanya mesin cap jempol bagi nasabah yang tidak bisa membuat tanda tangan. Selain itu ada juga program restructuring loan apabila nasabah kesulitan membayar cicilan kreditnya. Analisis kreditnya pun tak memakan waktu yang lama dengan hanya survey usaha calon debitur, jaminan calon debitur dan cash flow calon debitur. Untuk mengurangi resiko kredit macet (Non Performing Loan/NPL) apabila si debitur meninggal dunia pihak bank sudah memaketkan produknya dengan asuransi. Jadi cicilannya akan di tanggung oleh asuransi.

Dengan demikian peranan perbankan di Indonesia sudah dirasakan oleh pengusaha kecil dan menengah, hal ini sangat menggembirakan kita semua karena akan banyak pengusaha-pengusaha baru yang bermunculan. Kita berharap dari Usaha Kecil dan Menengah ini lah perekonomian kita tumbuh, seperti apa yang terjadi di Jepang dengan Toyota, Honda, dan Suzuki yang awalnya juga dari Usaha Kecil dan Menengah

Explore posts in the same categories: ARTIKEL PERBANKAN SYARI'AH

4 Komentar pada “MICRO BANKING, SOLUSI BAGI PEREKONOMIAN BANGSA”

  1. Kusuma Says:

    Semoga persaingan micro banking diindonesia akan lebih saling menguntungkan baik bagi para pengusaha maupun pihak Bank sendiri

  2. kjksmadani Says:

    itu pasti akan terjadi karena didalam bisnis perbankan harus menggunakan etika dan moral….

  3. puspito Says:

    saya manager Lembaga Keungan mikro Agribisnis amanah mandiri yang baru operasional tgl 15 des 2009 sudah memberikan pembiayaan Rp 140.000.000,- karena anggota kami satu kampung sehingga kami bisa memberi pelayanan secara cepat dan insyaAlloh tepat Modal kami dari masyarakat hasil penjualan saham selama 3bulan terkumpul Rp.115.000.000,- modal penyertaan dari deptan Rp25.000.000,-sistem kami syariah.tlg beritahu kami bgmn supaya bisa eksis dan istiqomah dlm sistem

  4. kjksmadani Says:

    terima kasih kami ucapkan pd Bpk. Puspito…. memang tidak mudah melakukan pengelolaan pada Lembaga keuangan karena dalam hal ini yang sangat diperlukan sebagai pondasi awal yaitu kepercayaan (Trush) baik dari pihak ketiga maupun pangsa pasat yg ada… untuk itu diperlukan Sumber Daya Insani yg mumpuni dan yg terpenting amanah. Alhamdulillah saat ini kami sudah memiliki asset lebih dari 1,5M dan penyaluran pembiayaan lebih dari 650jt ke sektor riil. kami menerapkan prinsip Dzikir dan Fikir…sehingga perjalanan kinerja semua lini tetap terjaga secara istiqomah. cobalah untuk melakukan kegiatan motivasi dan peningkatan skill pd SDI yg ada baik dg pelatihan maupun kegiatan intern yg berfungsi untuk peningkatan keamanahan lembaga seperti halnya….. sebelum mulai pekerjaan sempatkan untuk breefing dan berdoa bersama, mengadakan kajian/tadarus Al-Qur’an setiap minggu sekali…pastinya sedikit banyak akan meningkatkan keamanahan SDI yg ada, apalagi dalam hal ini lembaga Bapak menerapkan prinsip syari’ah tentunya akan lebih mudah untuk dijalankan. terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: